Semakin bertambah pengalaman, semakin banyak hal yang kita ketahui.
Kita belajar dari keberhasilan maupun kegagalan. Kita mengenali pola. Kita memahami cara menghadapi situasi tertentu. Kita menemukan pendekatan yang terasa efektif dan mulai mempercayainya.
Pengalaman membantu kita bertumbuh. Namun, beberapa waktu terakhir saya merenungkan sebuah pertanyaan:
Apakah aku benar-benar tahu?

Sumber: Canva
Pertanyaan ini bukan tentang seberapa banyak pengetahuan yang kita miliki. Justru sebaliknya. Pertanyaan ini mengajak kita berhenti sejenak dan melihat kembali apa yang selama ini kita yakini sebagai kebenaran.
Sering kali kita menganggap blind spot sebagai sesuatu yang salah. Sesuatu yang harus diperbaiki. Padahal, blind spot juga bisa lahir dari sesuatu yang selama ini kita sudah familiar.
Cara kita bekerja.
Cara kita memimpin.
Cara kita mendengarkan.
Cara kita memfasilitasi percakapan.
Karena berhasil, kita mengulanginya.
Karena mengulanginya, kita menjadi terbiasa.
Dan karena terlalu terbiasa, kita berhenti melihatnya.
Di sinilah blind spot mulai terbentuk.
Bukan karena kita tidak peduli.
Bukan karena kita tidak kompeten.
Tetapi karena sesuatu yang terlalu familiar sering kali menjadi tidak terlihat.
Untuk membantu mengeksplorasi area ini, saya mau mengajak Anda merefleksikan melalui layout chart ini..

Sumber: Points of You
- What Do I Know?

Sumber: Kartu Foto ClicKit Points of You
Kita memulai refleksi dari area yang mungkin terasa paling nyaman.
Apa yang saya ketahui tentang diri saya?
Apa yang saya yakini tentang pekerjaan saya?
Apa kekuatan yang selama ini saya andalkan?
Pertanyaan ini sering kali terasa mudah dijawab. Kita mengenal pengalaman kita, pencapaian kita, dan berbagai kemampuan yang selama ini membantu kita bertumbuh.
Namun, semakin lama saya berefleksi, semakin saya menyadari bahwa area ini nggak hanya tentang pengetahuan. Area ini juga berisi keyakinan-keyakinan yang jarang lagi kita pertanyakan.
Hal-hal yang kita anggap sudah pasti.
Hal-hal yang terasa begitu benar sehingga tidak pernah lagi kita lihat dari sudut pandang yang berbeda.
- What I know that I don’t know?

Sumber: Kartu Foto ClicKit Points of You
Area yang seringkali mengingatkan kita bahwa masih banyak hal yang belum kita pahami.
Di sini kita menyadari keterbatasan kita.
Kita tahu ada perspektif yang belum kita dengar.
Ada pengalaman yang belum kita alami.
Ada pemahaman yang masih perlu kita perdalam.
Menariknya, area ini sering kali tidak menimbulkan ketakutan. Justru di sinilah rasa ingin tahu lahir. Kesadaran bahwa kita belum tahu, sering kali menjadi pintu masuk bagi pembelajaran yang lebih bermakna.
- What I don’t know that I don’t know?

Sumber: Kartu Foto ClicKit Points of You
Saya bisa mengatakan, pertanyaan ini paling mengundang penasaran,
Area yang belum terlihat.
Area yang belum memiliki nama.
Area yang belum pernah kita pertanyakan karena kita bahkan tidak menyadari keberadaannya.
Di sinilah blind spot berada.
Mungkin dalam bentuk asumsi yang selama ini kita bawa ke dalam percakapan.
Mungkin dalam bentuk cara kita memimpin.
Mungkin dalam bentuk pola pikir yang selama ini terasa begitu alami hingga kita menganggapnya sebagai satu-satunya cara melihat dunia.
Dan mungkin, pertumbuhan terbesar kita justru sedang menunggu di sana. Bukan di area yang belum kita pelajari. Melainkan di area yang belum pernah kita sadari.
- What insights do I take from this?

Sumber: Canva
Setelah melalui ketiga area sebelumnya, luangkan waktu untuk mendengarkan diri sendiri.
Apa yang muncul?
Apa yang membuat Anda terkejut?
Apa yang selama ini terasa begitu jelas, namun ternyata belum pernah benar-benar Anda lihat?
Mungkin insight yang muncul bukanlah jawaban besar.
Mungkin hanya sebuah kesadaran kecil.
Bahwa Anda terlalu cepat memberi solusi.
Bahwa Anda jarang meminta umpan balik.
Bahwa Anda lebih banyak berasumsi daripada bertanya.
Atau mungkin Anda menyadari bahwa selama ini Anda terlalu keras pada diri sendiri.
Insight tidak selalu mengubah hidup dalam sekejap. Namun insight yang tulus sering kali membuka pintu menuju perspektif baru. Dan perspektif baru adalah awal dari perubahan.
Menutup dengan Rasa Ingin Tahu

Sumber: Canva
Pada akhirnya, refleksi ini bukan tentang menemukan semua jawaban.
Bukan pula tentang mencari kekurangan diri. Melainkan tentang menciptakan ruang untuk melihat lebih luas dari apa yang selama ini kita lihat.
Untuk memahami bahwa pengalaman memang membantu kita mengenali pola, tetapi pola yang sama juga dapat membatasi cara kita memahami realitas.
Mungkin pertanyaan yang paling penting bukanlah:
“Apa yang sudah saya ketahui?”
Melainkan:
“Apa yang belum saya lihat?”
Karena pertumbuhan sering kali dimulai bukan ketika kita menemukan jawaban baru, tetapi ketika kita cukup berani untuk mempertanyakan apa yang selama ini kita anggap sudah kita ketahui.
Jadi hari ini, saya ingin meninggalkan satu pertanyaan untuk kita renungkan bersama:
Apakah aku benar-benar tahu blind spot-ku?
Sumber: https://tribe.points-of-you.com/c/layout-chart/do-i-really-know

